Penyerahan piala dan medali kepada Kepala SMA Pintar




Mampus

Aku sulit temukan kata-kataku
Saat tahu rasa sakit rajai hatimu
Saat awan tandai penderitaanmu

Sungguh bahagiamu inginku
Ketenanganmu mauku

Kadang ingin kutawarkan rasa padamu
namun hati tak ingin ingkari
sebab janji merantai diri

Aku kalah dengan perasaan sendiri

Seandainya tak keberatan
Biarkan Jibril datang padamu
Dengan begitu kautahu
Penderitaan itu abadi milikku

Puisi untuk Seseorang

Dulu kupikir beginilah jadinya
Aku mati dalam sepi

Tak terbayang beginilah akhirnya
Rasa itu kembali ada
lebih hebat dari apa yang kurasa
sebelumnya

Mungkin bisa kaulihat
sisi lembut itu tak kan kautemukan
padaku

Namun beginilah caraku
Rasa yang hanya bisa kuungkapkan dengan tindak kasarku
Namun setidaknya bisa kutenggelamkan kau di sana dengan limpahan rasa sayang
tak berujung


Rasa yang hanya bisa kuungkapkan
sesederhana hubungan kata dengan pujangga
Sesederhana raja dengan tahta
sesederhana Laila dan Majnun

Tak begitu istimewa memang
Namun setidaknya itu tak kan membuatmu kekurangan suatu apa