Mampus
Aku sulit temukan kata-kataku
Saat tahu rasa sakit rajai hatimu
Saat awan tandai penderitaanmu
Sungguh bahagiamu inginku
Ketenanganmu mauku
Kadang ingin kutawarkan rasa padamu
namun hati tak ingin ingkari
sebab janji merantai diri
Aku kalah dengan perasaan sendiri
Seandainya tak keberatan
Biarkan Jibril datang padamu
Dengan begitu kautahu
Penderitaan itu abadi milikku
Puisi untuk Seseorang
Dulu kupikir beginilah jadinya
Aku mati dalam sepi
Tak terbayang beginilah akhirnya
Rasa itu kembali ada
lebih hebat dari apa yang kurasa
sebelumnya
Mungkin bisa kaulihat
sisi lembut itu tak kan kautemukan
padaku
Namun beginilah caraku
Rasa yang hanya bisa kuungkapkan dengan tindak kasarku
Namun setidaknya bisa kutenggelamkan kau di sana dengan limpahan rasa sayang
tak berujung
Rasa yang hanya bisa kuungkapkan
sesederhana hubungan kata dengan pujangga
Sesederhana raja dengan tahta
sesederhana Laila dan Majnun
Tak begitu istimewa memang
Namun setidaknya itu tak kan membuatmu kekurangan suatu apa





